Teknologi Kelautan Published: 17/2/2026
Perubahan garis pantai merupakan salah satu indikator penting untuk memahami dinamika wilayah pesisir, terutama pada kawasan yang mengalami tekanan pembangunan. Pantai Karnaval Ancol termasuk kawasan pesisir buatan yang mengalami perubahan morfologi cukup signifikan akibat reklamasi dan pembangunan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan garis pantai pada periode 2014–2024 dengan memanfaatkan citra historis Google Earth Pro yang kemudian diolah menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS). Analisis dilakukan menggunakan metode Net Shoreline Movement (NSM) untuk menghitung jarak pergeseran garis pantai serta End Point Rate (EPR) untuk mengetahui laju perubahan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan didominasi akresi dengan penambahan daratan yang besar pada bagian timur dan utara, sementara abrasi hanya terjadi secara terbatas di area barat. Pola ini menggambarkan bahwa aktivitas antropogenik, khususnya reklamasi dan modifikasi garis pantai, memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan proses alami. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pengelolaan pesisir yang terencana, berbasis data, dan berkelanjutan agar dampak lingkungan dapat diminimalkan.
Akses lengkap publikasi dalam format PDF dengan semua gambar, tabel, dan formatting asli
Download PDFThis work is licensed under Open Access