Sosial
Kutukan Keras Oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (HIMITEKINDO) Untuk Pelaku Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Jakarta, (15/03) – Serangan penyiraman air keras terhadap seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) merupakan tindakan kekerasan serius yang tidak hanya menyasar individu, tetapi juga menjadi ancaman bagi seluruh aktivis dan masyarakat sipil dalam menjalankan peran demokratisnya.
Kekerasan terhadap pembela hak asasi manusia menunjukkan bahwa ruang demokrasi masih menghadapi tekanan terhadap mereka yang bersuara kritis. Aktivis selama ini memainkan peran penting dalam mengawal berbagai isu publik, mulai dari pelanggaran HAM, kekerasan aparat, hingga kebijakan negara yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Serangan dengan metode penyiraman air keras merupakan bentuk kekerasan yang brutal dan berpotensi menimbulkan luka permanen serta trauma mendalam bagi korban. Ketika tindakan seperti ini terjadi terhadap seorang aktivis, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang menjadi korban, tetapi juga berpotensi menciptakan rasa takut di kalangan masyarakat sipil yang selama ini aktif mengawal isu-isu publik.
Upaya intimidasi melalui kekerasan tidak boleh dibiarkan menjadi alat untuk membungkam suara kritis masyarakat. Justru dalam situasi seperti ini, solidaritas antaraktivis dan organisasi masyarakat sipil perlu diperkuat untuk memastikan bahwa ruang demokrasi tetap terjaga.
Solidaritas tersebut menjadi penting untuk menunjukkan bahwa serangan terhadap satu aktivis adalah serangan terhadap seluruh gerakan masyarakat sipil. Dengan memperkuat jejaring dan dukungan bersama, upaya-upaya intimidasi diharapkan tidak mampu melemahkan perjuangan dalam memperjuangkan keadilan, hak asasi manusia, dan kebebasan sipil.
Sehubungan dengan peristiwa tersebut, Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (HIMITEKINDO) sebagai sesama aktivis yang berjuang untuk keadilan HAM, menyampaikan dan menegaskan:
- Mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap aktivis serta pembela hak asasi manusia di Indonesia.
- Mendesak Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS secara transparan.
- Menegaskan bahwa ruang demokrasi harus menjamin keamanan setiap warga negara, termasuk aktivis masyarakat sipil, dalam menyampaikan kritik dan melakukan advokasi.
- Mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk memperkuat solidaritas dalam menolak segala bentuk kekerasan terhadap aktivis.
HIMITEKINDO meyakini bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila kebebasan sipil, perlindungan terhadap pembela HAM, serta ruang kritik masyarakat dijaga dan dihormati oleh semua pihak. Oleh karena itu, segala bentuk kekerasan terhadap aktivis tidak boleh dibiarkan dan harus dilawan secara bersama demi menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia.
Komentar 0
Silakan login untuk memberikan komentar