Sosial
1000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Dalam Satu Tahun Dapat Terlaksana Apabila Bandung Bondowoso Ikut Andil Didalamnya
Jakarta, (16/3) – Target pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih dalam satu tahun yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan menuai kritik karena dinilai tidak realistis jika dilihat dari kebutuhan perencanaan dan pembangunan infrastruktur pesisir.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 kampung nelayan dalam satu tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Namun secara matematis, target tersebut berarti pemerintah harus membangun sekitar 83 kampung nelayan setiap bulan atau hampir 3 kampung setiap hari di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
Padahal pembangunan infrastruktur pesisir tidak dapat dilakukan secara instan. Studi pembangunan komunitas pesisir yang dirilis oleh FAO (Food and Agriculture Organization) menunjukkan bahwa program pembangunan kampung nelayan umumnya membutuhkan 1–3 tahun untuk fase perencanaan sosial dan kelembagaan, termasuk pembentukan koperasi nelayan, penguatan rantai distribusi ikan, serta pengelolaan fasilitas perikanan.
Selain itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 2,7 juta nelayan, yang sebagian besar merupakan nelayan skala kecil dengan persoalan utama bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada akses pasar, permodalan, dan perlindungan ruang tangkap.
Tanpa perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan masyarakat pesisir, target pembangunan yang terlalu ambisius justru berisiko menghasilkan proyek pembangunan cepat yang tidak menyelesaikan persoalan struktural nelayan.
“Untuk kesejahteraan nelayan kita tidak boleh sembrono, sistem tata kelola hingga manajerial lapangan perlu dipastikan hampir sempurna demi dampak yang nyata bukan kuantitas semata,” ujar Mahen Putra selaku Sekretaris Jenderal HIMITEKINDO.
Program Kampung Nelayan Merah Putih seharusnya tidak hanya berfokus pada target jumlah pembangunan, tetapi memastikan bahwa pembangunan tersebut benar-benar memperkuat ekonomi nelayan kecil, bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru di wilayah pesisir.
Komentar 0
Silakan login untuk memberikan komentar